Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal
id-IDSeminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)DESAIN KEMASAN GARAM FUNGSIONAL TANAMAN ALUR (Suaeda maritima) DENGAN METODE KANSEI ENGINEERING
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/162
<p>Garam fungsional tanaman alur (Suaeda maritima) merupakan produk garam yang sedang dikembangkan saat ini sehingga belum memiliki kemasan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat desain kemasan baru garam fungsional tanaman alur (Suaeda maritima) dengan menggunakan metode kansei engineering. Metode kansei engineering adalah salah satu metode perancangan produk yang menggunakan pendekatan emosional manusia dengan menerjemahkan kata-kata kansei menjadi sebuah desain yang sesuai keinginan konsumen. Langkah-langkah yang dilakukan dalam mendesain kemasan garam fungsional tanaman alur antara lain pengumpulan kansei words dengan penyebaran kuesioner pertama kepada responden, strukturisasi kata kansei yang memiliki makna sama, penyebaran kuesioner kedua untuk menentukan tingkat kesesuaian dari kansei word pilihan responden menggunakan skala likert, menguji validitas dan reliabilititas data, mendesain kemasan berdasarkan data kata kansei. Hasil dari penelitian ini didapatkan desain kemasan yang memiliki tampilan ukuran kecil, berbahan dasar plastik high density polyehilene (HDPE), dengan warna hijau, terdapat ilustrasi tanaman alur, serta informasi yang lengkap sesuai standard pengemasan.</p> <p> </p> <p>Kata kunci : Garam Fungsional Tanaman Alur, Kansei Engineering, Kansei Words, Kemasan</p>Heni LestariIffan MaflahahDian Farida Asfan
Hak Cipta (c) 2022 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-022023-01-023116STRATEGI PENGEMBANGAN PEMASARAN KERIPIK SINGKONG DI DESA LARANGAN BADUNG KECAMATAN PALENGAAN KABUPATEN PAMEKASAN
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/224
<p>Analisis yang digunakan untuk mengetahui suatu kondisi atau keadaan sebuah usaha yaitu analisis SWOT. Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk menetukan strategi perusahaan guna menghadapi persaingan bisnis yang semakin kompleks dan kompotetif. Fokus strategi yang diterapkan adalah dengan cara meminimalkan kelemahan dan kekuatan serta memaksimalkan peluang dan ancaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif strategi pengembangann pemasaran keripik singkong di Desa Larangan Badung. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dapat diketahui dengan tabel matriks IFAS dan EFAS yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian ini, alasan dipilihnya Desa Larangan Badung sebagai lokasi penelitian karena masyarakat di Desa Larangan Badung sebagian berprofesi petani singkong namun masyarakat disana dalam pengolahan masih awam dan usaha keripik singkong di Desa Larangan Badung masih dihadapkan pada permasalahan keterbatasan di dalam hal pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan usaha keripik singkong di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan berada pada kuadran III yaitu strategi <em>Weaknesses Opportunity</em>. Strategi ini menandakan keadaan perusahaan yang kuat dan mampu untuk terus berkembang, dengan matriks SWOT berada pada sel strategi WO yaitu peningkatan pengembangan pemasaran keripik singkong dengan meningkatkan jumlah produksi dan melakukan peningkatan promosi melalui via telepon ataupun internet.</p>Yanti NurmalasariYanti NurmalasariMohammad Shoimus Sholeh
Hak Cipta (c) 2022 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-022023-01-0231714FAKTOR-FAKTOR KONVERSI LAHAN PERTANIAN DI DESA LEPELLE KECAMATAN ROBATAL KABUPATEN SAMPANG
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/228
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh pendapatan petani,tingkat pendidikan,usia, tanggungan keluarga, keikutsertaan kelompok tani,luas lahan dan jarak lahan di Desa Lepelle Kecamatan Robatal Kabupaten Sampang. Perubahan lahan non pertanian yang dimaksud disini adanya pembangunan perumahan, pertokoan,dan sekolah. Yang mengakibatkan lahan pertanian akan semakin menyusut sedangkan kebutuhan akan keperluan rumah tangga sehari-hari dan bahan pangan semakin meningkat, banyak petani mengkonveri lahannya untuk membuka usaha baru guna memenuhi kebutuhan sehari-hari dan ada juga petani yang memilih menjual lahannya kepada pihak lain. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menjadi penyebab utama terjadinya konversi lahan di Desa Lepelle adalah (1) faktor pendapatan (2) faktor usia (3) dan hasil analisis data yang hampir mendekati terhadap terjadinya faktor konversi lahan yaitu (1) tanggungan keluarga (2) Keikut sertaan kelompok tani (3) produktivitas lahan dan (4) luas Lahan.</p>Nadia Mukarromah
Hak Cipta (c) 2022 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-042023-01-04311522PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI DALAM USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA POREH KECAMATAN KARANGPENANG KABUPATEN SAMPANG
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/230
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan petani dalam usahatani jagung hibrida di Desa Poreh Kecamatan Karangpenang Kabupaten Sampang. Penelitian ini merupakan penelitian survei, menggunakan responden yang dipilih dengan menggunakan metode <em>accidental sampling </em>dan memilih 40 respoden yang ditemui secara kebetulan dengan kriteria yang telah ditentukan. Data dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Dalam penelitian ini adalah memberikan masukan dalam upaya peningkatan pendapatan petani jagung di Desa Poreh Kecamatan Karangpenang Kabupaten Sampang dengan beralih menggunakan benih hibrida. Penelitian ini penting dilakukan karena terdapat perbedaan pendapatan antar petani jagung yang didasarkan pada keputusan petani dalam mempertimbangkan jenis benih yang digunakan. Keputusan untuk menggunakan benih hibrida dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani di Desa Poreh Karangpenang. Kenyataannya tidak semua petani di Desa Poreh menggunakan benih hibrida, terdapat beberapa petani yang tetap menggunakan benih lokal. Keputusan petani untuk menggunakan benih hibrida berpeluang meningkatkan pendapatan usahatani dibandingkan keputusan menggunakan benih lokal, sehingga perlu diteliti lebih lanjut. Dengan menggunakan analisis perbandingan pendapatan usahatani, analisis regresi logistik, dan analisis fungsi pendapatan dapat menyimpulkan sejauh mana faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan petani dalam menggunakan benih hibrida dapat meningkatkan pendapatan petani.</p>AchmadiKustiawati NingsihFitrotin Nazizah
Hak Cipta (c) 2022 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-022023-01-02312329PERBANDINGAN PRODUKSI DUA GENOTIPE JAGUNG HIBRIDA (Zea mays L.) PADA CEKAMAN GARAM
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/160
<p>Cekaman garam berpengaruh buruk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi jagung yaitu dengan mengunakan dua genotipe jagung hibrida yang tahan terhadap cekaman garam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan produksi dua genotipe jagung hibrida pada cekman garam. Penelitian dilakukan di Green House Lab PHTPH Desa Jalmak Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan pada bulan April-Juli 2022 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu konsentrasi (0, 6, dan 12) mM dan4 kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun, panjang daun (cm), panjang tongkol (cm), diameter tongkol (cm), lingkar tongkol (cm), jumlah baris per tongkol, jumlah biji dalam baris, berat biji per tongkol (gr). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA One-Way dengan program IBM SPSS Statiscs 22. Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut menggunakan uji posthoc Duncan dengan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan perbandingan produksi ke dua genotipe jagung hibrida pada cekaman garam dengan perlakuan konsentrasi (0 mM, 6 mM dan 12 mM ) berbeda tidak nyata. Hal ini dapat dilihat dari semua parameter yang diamati dihasilkan perbedaan yang tidak signifikan.</p>Qurrotul AiniKelik Perdana Winda SukmaRuly Awidiyantini
Hak Cipta (c) 2022 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-022023-01-02313036PENGAMBILAN KEPUTUSAN PETANI DALAM PEMILIHAN BENIH PADI BERSERTIFIKAT DI DESA BUKEK KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/226
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pengambilan keputusan petani terhadap penggunaan benih padi merupakan salah satu faktor penentu pencapaian hasil optimal dalam suatu usahatani, karena jika salah memilih jenis benih padi maka hasil yang dicapai tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter petani dalam memilih benih padi dan menganalisis faktor yang paling menjadi prioritas dalam pengambilan keputusan petani pemilihan benih padi bersertifikat di Desa Bukek Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, AHP dan Fuzzy AHP yang digunakan untuk menjawab tujuan penelitian ini. Alasan dipilihnya Desa Bukek sebagai lokasi penelitian karena adanya luas tanam, produktivitas, produksi yang baik dan masyarakatnya masih banyak berantusias dalam berbudidaya padi.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden padi di Desa Bukek Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan adalah memiliki tingkatan umur yang sedang (41 - 50 tahun) dengan tingkat pendidikan tamat SMA, dan luas lahan yang dimiliki sebagian besar adalah 0,5-1 ha status lahan sistem milik sendiri, sedangkan pendapatan rata-rata petani berada Rp 1.000.000 – 6.000.000 sesuai dengan luas lahan. Faktor prioritas tertinggi pada pengambilan keputusan petani menggunakan benih bersertifikat, pada aspek ekonomi adalah sub kriteria pendapatan, aspek lingkungan adalah sub kriteria tahan hama dan penyakit, aspek sosial adalah sub kriteria penyuluh pertanian lapang, aspek psikologi adalah sub kriteria umur panen dan pada aspek individu adalah sub kriteria kualitas benih.</p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci : Pengambilan Keputusan, Petani, Benih Padi Bersertifikat</strong></p>Hoirotul UmahMohammad Shoimus SholehFitrotin Nazizah
Hak Cipta (c) 2022 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-022023-01-02313742FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PETANI DALAM PENANGANAN PASCA PANEN JAGUNG DI DESA MONCEK TENGAH KECAMATAN LENTENG KABUPATEN SUMENEP
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/237
<p>Proses penanganan pasca panen untuk jagung pada umumnya dilakukan secara tradisional dan kurang optimal, baik dalam hal peralatan dan strategi yang digunakan. Penanganan pasca panen merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor terkait yang mempengaruhi perilaku petani dalam penanganan pasca panen jagung seperti pengetahuan, keterampilan dan ekonomi. Oleh karena itu penelitian bertujuan untuk<br>menganalisis faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam penanganan pasca panen jagung di Desa Moncek Tengah Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah petani yang mengusahakan tanaman<br>jagung kemudian populasi dipilih dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling), sehingga dalam penelitian ini terpilih sebagai sampel 17 orang petani. Pengumpulan data dilakukan wawancara, observasi (pengamatan langsung). Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Di dapat hasil bahwa faktor yang paling berpengaruh dalam penanganan pasca panen jagung di Desa Moncek Tengah adalah pengetahuan dengan<br>nilai bobot sebesar 0,47, serta keterampilan dengan bobot 0,32 dan ekonomi 0,21. Hal ini tidak lepas dari pengetahun petani yang sangat berpengaruh dan berdampak besar bagi keberlangsungan usaha tani yang dilakukan khususnya dalam penanganan pasca panen jagung yang tentunya membutuhkan pengetahuan dalam setiap proses yang akan dilakukan dan sebagai modal petani dalam memulai suatu kegiatan usaha tani</p>Ahmad Fahmi Ainur RidhoKustiawati NingsihSustiyana
Hak Cipta (c) 2022 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-042023-01-04314351PENGOLAHAN IKAN LELE DENGAN SISTEM FILLET Personal Hygiene SERTA PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENINGKATKAN PROMOSI PRODUK UMKM
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/238
<p><em>Nugget</em> merupakan salah satu jenis produk beku siap saji. <em>Nugget</em> dibuat dari daging giling yang diberi bumbu, dicampur bahan pengikat, kemudian dicetak, dikukus, dipotong dan dilumuri perekat tepung (<em>batter</em>) dan diselimuti tepung roti (<em>breading</em>). Tujuan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk mengetahui kendala yang dihadapi dan penerapan <em>personal hygiene</em> pekerja dalam proses produksi <em>nugget</em> ikan lele dumbo (<em>Clarias gariepenus</em>) di P2MKP Karya Lestari, Sumenep. Kegiatan Pengabdian Kepda Masyarakat ini menggunakan metode observatif deskriptif yaitu metode dalam suatu pemecahan masalah dengan cara menggambarkan dan menjelaskan situasi dan kondisi suatu obyek pengamatan berdasarkan pengamatan secara langsung dan fakta yang terjadi di lapangan. Pengumpulan data pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode pengumpulan data primer dari hasil wawancara, partisipasi akif dan obsrvasi, dan data sekunder melalui studi pustaka. Penerapan <em>personal hygiene</em> di P2MKP sudah terlaksana dengan baik sesuai dengan standar diantaranya penggunaan pakaian yang tertutup, menggunakan sarung tangan sesuai standar, menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja dan pelarangan menggunakan peralatan pribadi berbahan logam. Namun pada pengetahuan tentang <em>personal hygiene</em> pekerja belum merata dikarenakan sebagian pekerja belum mendapatkan fasilitas pelatihan mengenai <em>personal hygiene</em> secara meyeluruh, hal tersebut merupakan kendala dalam penerapan <em>personal hygiene</em> pekerja.</p>Doni FerdiansyahRaden Bagus Asyim
Hak Cipta (c) 2022 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-022023-01-02315259RESPON TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM) VARIETAS TUK-TUK PADA BERBAGAI JENIS MEDIA TANAMAN
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/240
<p>Bawang merah (<em>Allium ascalonicum</em> L) merupakan salah satu komoditas tanaman hortikultura yang banyak dikonsumsi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tespon bawang merah varitas Tuk-Tuk terhadap berbagai media tanam. Penelitian ini menggunakan 4 (empat) perlakuan dengan 6 (ulangan), (A) kontrol, (B) tanah+kompos (C) tanah+kompos+pasir (D) tanah+kompos+sekam. Jenis media tanam memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah varietas Tuk-Tuk, Media tanam yang terdiri atas tanah dan kompos, memberikan pengaruh yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah.</p>Yusriani NasutionSriwinaty
Hak Cipta (c) 2023 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-042023-01-04316066ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI APEL DI DESA ANDONOSARI, KECAMATAN TUTUR, KABUPATEN PASURUAN
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/241
<p>Dalam kegiatan usahtani, produksi apel bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan dapat meningkatkan pendapatan petani. Akan tetapi, petani menghadapi masalah penting yaitu tidak efisiennya dalam penggunaan segala faktor produksi pada proses pembudidayaan apel mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan sampai panen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor produksi apel di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Responden pada penelitian ini adalah petani apel di Desa Andonosari yang melaksanakan budidaya tanaman apel berjumlah 220 orang. Berdasarkan ketentuan penetapan sampel secara acak minimal 15 % populasi dari jumlah petani di atas dipilih 33 petani secara acak. Jenis data yang digunakan pada penelitian adalah data primer dan data pendukung. Metode analisis data menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan input produksi (luas lahan, benih, pupuk kandang, tenaga kerja, dan pestisida nabati) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produksi apel. Penggunaan input produksi luas lahan, pupuk kandang, dan tenaga kerja berpengaruh secara parsial terhadap produksi apel, sedangkan penggunaan benih, dan pestisida nabati secara parsial tidak berpengaruh signifikan.</p>Farah MutiaraAhmad Yusuf Kholil
Hak Cipta (c) 2023 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-072023-01-07316775KEPUTUSAN PETANI DALAM ALIH KOMODITAS TANAMAN TEMBAKAU KE TANAMAN CABE MERAH DI DESA JAMBRINGIN KECAMATAN PROPPO
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/242
<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan faktor-faktor perilaku petani dalam alih komoditas tanaman tembakau ke tanaman cabe merah yang telah terjadi di Desa Jambringin Kecamatan Proppo. Lokasi penelitian di Desa Jambringin Kecamatan Proppo. Data primer di peroleh melalui wawancara kepada 42 responden petani yang melakukan alih komoditas tanaman tembakau ke tanaman cabe merah. Data sekunder diperoleh dari kantor desa, jurnal-jurnal serta pustaka yang mendukung yaitu kelompok tani. Data - data tersebut diperoleh dengan menggunakan teknik pengamatan (observasi) dan wawancara (interview). Analisis data penelitian menggunakan regresi liner berganda dengan alat bantu IBM SPSS version 22. Hasil dari penelitian bertujuan untuk mengetahui berapa besar pengaruh tingkat pendidikan, tanggungan keluarga, pekerjaan utama, luas lahan, kepemilikan lahan dan pengetahuan petani di Desa Jambringin Kecamatan Proppo.</p>Jamilatur RiskiyahKustiawati NingsihYanti Nurmalasari
Hak Cipta (c) 2023 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-072023-01-07317683ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH KOMODITAS DARI TEMBAKAU KE CABAI JAMU
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/243
<p>Lahan merupakan sumberdaya yang sangat penting bagi petani dalam melakukan kegiatan pertanian. Lahan yang luas akan semakin memperbesar harapan petani untuk dapat hidup layak. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, keberadaan lahan terutama lahan pertanian menjadi semakin terancam dikarenakan desakan kebutuhan akan lahan yang lebih banyak. Sementara jumlah tanah yang tersedia tidak bertambah. Fenomena inilah yang kemudian memacu terjadinya konversi lahan pertanian.Berdasarkan latar belakang diatas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Petani Dalam Alih Fungsi Lahan Tanaman tembakau Menjadi tanaman cabai jamu di Dusun Sumber Papan Desa Larangan Badung Kec. Palengaan Kab. Pamekasan. Analisis data yang digunakan yaitu: analisis regresi logistik sehingga diperoleh faktor yang berpengaruh positif dan negative serta berpengaruh secara nyata atau tidak terhadap perilaku petani dalam alih fungsi lahan tembakau menjadi lahan cabai jamu. Faktor ekonomi (X1) berpengaruh secara negatif, serta dengan melihat tabel sig sebesar 0.975 yang menunjukkan bahwa nilai sig. lebih besar dari 0.05 dan tidak berpengaruh secara nyata. Faktor pengalaman (X2) berpengaruh positif pada taraf sig. 0.05 namun tidak berpengaruh secara nyata dengan nilai signifikansi 0.709. Faktor pendapatan (X3) berpengaruh positif serta berpengaruh secara nyata dengan nilai signifikasi 0.013. Faktor pendidikan (X4) memiliki pengaruh positif namun tidak berpengaruh secara nyata dengan nilai sig. 0.666. Faktor alam (X5) memiliki pengaruh nyata dengan nilai sig. 0.029.</p>Muhammad Ma'munSustiyanaMohammad Shoimus Sholeh
Hak Cipta (c) 2023 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-072023-01-07318491STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERIPIK PISANG DI DESA LARANGAN SLAMPAR KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/244
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pengembangan usaha keripik pisang di Desa Larangan Slampar yang paling tepat sehingga mampu menghadapi persaingan. Menggunakan analisis SWOT dengan Matriks IFAS dan EFAS dapat diidentifikasikan faktor-faktor penting baik dari lingkungan eksternal dan lingkungan internal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman usaha keripik pisang.lokasi penelitian dilakukan secara sengaja <em>(purposive)</em> di Desa Larangan Slampar Kecamatan Tlanakan Kabupatenn Pamekasan. Metode analisis yang digunakan adalah menggunakan metode analisis SWOT. Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi pengembangan keripik pisang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemgembangan ini menandakan keadaan yang kuat dan mampu untuk terusberkembang dengan mengambil kesempatan atau peluang yang ada. Strategi ini dipilih karena hasil perhitungan berada pada kuadran I (satu) dimana total skor kekuatan+kelemahan sebesar 2,27, sedangkan total skor peluang+ancaman sebesar 2,39. Posisi pada kuadran ini sangat menguntungkan perusahaan dapat memepertahankan produk keripik pisang dengan kaulitas dan harga yang sama serta memperluas pasar.</p>Ali Sa'wanSustiyanaYanti Nurmalasari
Hak Cipta (c) 2023 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-072023-01-07319299PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE LEMBUNG DALAM PENGUATAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI DESA LEMBUNG KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/245
<p>Pemanfaatan kawasan ekowisata mangrove untuk dikembangkan menjadi salah satu kawasan ekowisata merupakan alternatif pemanfaatan yang sangat rasional diterapkan di kawasan pesisir karena dapat memberikan manfaat yang ekonomis dan jasa lingkungan tanpa mengekploitasi mangrove. Salah satu pemanfaatan kawasan wisata mangrove Lembung yang terletak di kabupaten Pamekasan semakin hari mengalami penurunan pengunjung. Selain memberikan dampak positif, kawasan wisata mangrove juga dapat memberikan dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Ekowisata Mangrove Lembung memiliki pengaruh perubahan bagi aspek ekologi, sosial budaya dan perekonomian masyarakat sekitar ekowisata seperti meningkatkan hasil pendapatan masyarakat. Kegiatan ekowisata selain menghasilkan pengaruh positif, juga dapat menghasilkan pengaruh negatif terhadap ekologi yaitu menyebabkan pencemaran lingkungan. Analisis SWOT pada pengembangan Ekowisata Mangrove Lembung Dalam Penguatan Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Lembung terletak pada kuadran I yaitu mendukung strategi agresif artinya untuk mengembangkan ekowisata dan juga menambah sosial ekonomi masyarakat sekitar ekowisata harus mengoptimalkan kekuatan dengan menggunakan peluang yang ada.</p>Achmad Maulana YuliantoEndang Tri WahyuriniMuhammad Taufiq Hidayat
Hak Cipta (c) 2023 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-072023-01-0731100108KEPUTUSAN PETANI DALAM MENGGUNAKAN MESIN RICE TRANSPLANTER PADA TANAMAN PADI (STUDI KASUS DESA DURBUK KECAMATAN PADEMAWU)
https://prosiding.uim.ac.id/index.php/semnasdal/article/view/246
<p>Penanaman bibit padi secara manual membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak dan waktu yang lama sehingga menbutuhkan biaya yang besar. Salah satu tegnologi yang sekarang sedang dikembangkan di Desa Durbuk Kecamatan Pademawu adalah tegnologi mein <em>rice transplanter</em>. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam menggunakan mesin <em>rice transplanter</em> pada tanaman padi di Desa Durbuk Kecamatan Pademawu. Penelitian ini merupakan penelitian yang diperoleh dari data primer melalui wawancara terhadap responden petani yang menggunakan mesin <em>rice transplanter</em>. Sedangkan data sekunder di peroleh dari instansi pemerintah yaitu kantor Desa Durbuk Kecamatan Pademawu. Analisis data penelitian menggunakan regresi linier berganda dengan alat bantu IBM SPSS version 22. Metode pengambilan sampel <em>random sampling </em>sebanyak 38 petani dan menggunakan rumus slovin menjadi 20 petani. Data dianalisis secara deskriptif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hasil regresi linier berpengaruh nyata terhadap pengambilan keputusan petani dalam menggunakan mesin <em>rice transplater </em>dalam faktor pendapatan, umur dan pendidikan dengan tingkat kesalahan 15%. Sedangkan hasil data yang hampir mendekati yaitu faktor status lahan dan yang tidak berpengaruh yaitu penggunaan mesin, kelompok tani dan pengaruh lingkungan.</p>Fatimatus ZahrohMohammad Shoimus SholehSustiyana
Hak Cipta (c) 2023 Seminar Nasional Sumber Daya Lokal (SEMNASDAL)
2023-01-082023-01-0831109119