ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY “W” DENGAN ATONIA UTERI DI PMB KASIH BUNDA KECAMATAN PAMEKASAN KABUPATEN PAMEKASAN
Keywords:
Midwifery Care Management, Uterine AtonyAbstract
Every delivery process is definitely associated with bleeding, because all vaginal or abdominal deliveries (cesarean section) are always accompanied by bleeding. A bleeding is said to be physiological if the blood loss does not exceed 500 cc in a vaginal delivery and no more than 1000 cc in an abdominal delivery. Post partum hemorrhage can be caused by uterine atony, rupture of the birth canal, remnants of the placenta and blood clotting abnormalities.
Penelitian ini diterapkan dan memperoleh gambaran tentang pengelolaan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan HPP akibat atonia uterus yang dilakukan pada Ibu "W" usia kehamilan 25 tahun G1P0000A000 usia kehamilan 35 minggu 5 hari, tunggal, hidup, letkep, intra uterus, kondisi umum ibu dan janin baik dengan anemia ringan. Pendekatan studi kasus manajemen asuhan kebidanan menggunakan metode SOAP
Menurut hasil penelitian ini, ibu melahirkan dengan atonia uterus karena atonia uterus dapat ditangani dengan maksimal oleh tenaga kesehatan. Dari catatan perkembangan tersebut terlihat bahwa ibu melahirkan dengan kasus atonia uterus dalam persalinan perlahan mulai kembali normal, diharapkan untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin mulai dari kehamilan hingga keluarga berencana hingga bidan/tenaga kesehatan sehingga dapat mengetahui komplikasi atau masalah yang dialami dan dapat dideteksi sejak dini.