ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “E” DENGAN KEHAMILAN TERLALU MUDA DI PMB ASPA BISAPA
Keywords:
Midwifery Care Management, pregnancy too youngAbstract
Pregnancy is one of the expressions of self-embodiment, the embodiment of identity as a future mother. Pride for women and embodying feminism, as well as to show the identity of a woman. According to the World Health Organization, the pregnancy rate among adolescent girls as much as 11% of all births worldwide still occurs in women aged 15 to 19 years. Most births (95%) occur in low- and moderate-income countries.
This Final Project report is case-based with Continuity Of Care continuous midwifery care and is documented using SOAP management and evaluates the success of Mrs. “E” at PMB Aspa Bisapa.
Kondisi umum yang baik, kesadaran kompormentis, BP 110/80 mmHg, denyut nadi 88 x/menit, pernapasan 20 x/menit, suhu tubuh 36,7°c. Tinggi 154 cm, berat 46 kg, LILA 24 cm. Hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan pada Ny "E" berada dalam batas normal. Pemeriksaan Leopold 1: TFU di tengah proses xiphoid, fundus terasa bulat, lunak, tidak memantul (bokong). Leopold II: Sisi kanan perut ibu teraba dan memanjang seperti punggung janin (puka). Sisi kiri perut ibu adalah bagian terkecil dari janin. Leopold III: Di bagian bawah teraba bulat keras memantul dan kepala telah memasuki PAP. Leopold IV: berbeda. MD : 36 cm, TBJ (26 – 11) x 155 = 2.325 gram), frekuensi FHR : 156 x/menit. Refleks patela (+), penyelidikan HB (11,7 g/dl), golongan darah (o), albumin dan protein urin negatif.
Kehati-hatian diberikan berdasarkan teori yang ada dan dapat diterapkan dengan baik di lapangan. Dari perawatan yang diberikan, dapat disimpulkan bahwa COC (continuity of care) perawatan kebidanan berkelanjutan untuk Ibu "E" dengan hasil, kondisi ibu dan bayi sehat. Disarankan dengan adanya perawatan kebidanan yang diberikan, Ny "E" tetap dapat memantau kondisinya mulai dari kehamilan, persalinan, pascapersalinan hingga setelah kontrasepsi, serta memantau tumbuh kembang bayinya di fasilitas kesehatan.