ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “N” DENGAN LILITAN TALI PUSAT DI PMB KASIH BUNDA KECAMATAN PAMEKASAN KABUPATEN PAMEKASAN
Keywords:
Midwifery Care, Lilitan Tali PusatAbstract
Melahirkan adalah proses mengeluarkan produk pembuahan (janin dan plasenta) yang sudah berusia berbulan-bulan atau dapat hidup di luar rahim melalui jalan lahir atau melalui cara lain, dengan atau tanpa bantuan kekuatan sendiri. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan terjadinya kejadian patologis yang dapat menyebabkan komplikasi persalinan, beberapa komplikasi persalinan yang mungkin terjadi selama proses persalinan yang mungkin terjadi antara lain keterikatan tali pusat. Upaya pencegahan hal tersebut terjadi dengan menerapkan perawatan berkelanjutan/komprehensif mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Perawatan ini dilakukan pada Ny. "N" G3P2002A000, Inggris 39 minggu, hidup, lajang, posisi kepala, intrauterin, kesan berjalan normal, kondisi umum ibu dengan kekurangan energi kronis dan janin yang baik. Pada kunjungan pertama trimester ketiga kehamilan, dilakukan perawatan komprehensif mulai dari pengumpulan data hingga evaluasi dan dokumentasi menggunakan manajemen SOAP. Selama kunjungan kehamilan, Ny. "N" menemukan masalah, yaitu kram sakit perut yang menjalar ke pinggang. Pada kunjungan persalinan dilakukan pemantauan mulai dari tahap pertama hingga tahap keempat dengan APN 60 langkah, sehingga Ibu "N" melahirkan secara spontan pada tanggal 12 April 2021 pukul 10.45 WIB di PMB KASIH BUNDA Penanganan persalinan berlangsung ± 20 menit dengan tali pusar melilit bayi lahir pada pukul 11:00 WIB secara spontan tanpa komplikasi dan kelainan dengan berat lahir normal. Pada hari ke-3 kunjungan bayi menemukan masalah yaitu ikterus namun pada hari ke-7 bayi dan ibu pascapersalinan tidak menemukan masalah dan tanda bahaya yang menyebabkan komplikasi. Kemudian setelah 6 minggu pascapersalinan, dilanjutkan pada kunjungan KB Ibu "N" dimana kunjungan ini difokuskan pada penyuluhan dan informed consent dalam pemilihan alat kontrasepsi yang akan digunakan. Ibu "N" memilih menggunakan suntikan KB selama 3 bulan dengan alasan sangat terjangkau dari segi harga dan tidak mengganggu proses menyusui. Perawatan yang diberikan berdasarkan teori yang dapat diterapkan dengan baik di lapangan, dari perawatan yang diberikan dapat disimpulkan bahwa perawatan kebidanan yang berkesinambungan untuk Ibu "N" dengan hasil ibu dalam keadaan fisiologis, dianjurkan untuk meningkatkan kesadaran dalam melakukan pemeriksaan rutin mulai dari kehamilan, persalinan , Pascapersalinan, bayi baru lahir hingga keluarga berencana hingga bidan/tenaga kesehatan sehingga dapat mengetahui komplikasi atau masalah yang dialami dan dapat dideteksi sejak dini.