ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “N” DENGAN BBLR DI PMB FLAMBOYAN KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN

Authors

  • Faridatul Jannah Universitas Islam Madura
  • Emi Yunita Universitas Islam Madura
  • Sari Pratiwi Apidianti Universitas Islam Madura

Keywords:

Midwifery Care, Low Birth Weight Baby, Pregnancy, Postpartum

Abstract

Pregnancy and birth are events that are awaited by every woman in life, although pregnancy here is a special situation, it does not rule out pathological events that can cause pregnancy complications. Some of the complications of pregnancy and childbirth that may occur include newborns with low birth weight (LBW). Efforts to prevent this from happening by implementing continuous/comprehensive care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, newborn and family planning, this final project report (LTA) method is case-based with continuous midwifery care based on continuity of care, and its approach using SOAP

This care was carried out on Mrs. “N” G1P0000A000, UK 39 weeks, alive, single, head position, intrauterine, normal walking impression, general condition of the mother with chronic lack of energy and good fetus. At the first visit of the third trimester of pregnancy, comprehensive care was carried out from data collection to evaluation and documentation using SOAP management. During the pregnancy visit, Mrs. "N" found problems, namely back pain and groin pain. From the results of the pregnancy examination, the mother was examined for TFU after being calculated using the TBJ formula (28-12) x 155 = 2.480 grams) it was found that she would give birth to a baby with low birth weight. (LBW). At the delivery visit, monitoring was carried out starting from the first stage to the fourth stage with an APN of 60 steps, so that Mrs "N" gave birth spontaneously on April 9, 2021 at 05:30 WIB at PMB FLAMBOYAN.

Perawatan persalinan berlangsung ± 20 menit dengan perdarahan yang disebabkan oleh robekan jalan lahir derajat dua dan bayi lahir pada pukul 06:05 WIB secara spontan tanpa komplikasi dan kelainan dengan berat badan lahir rendah (LBW). Pada kunjungan hari ke-7 bayi mengalami penyakit kuning fisiologis pada hari ke-7 ibu pascapersalinan tidak ada masalah dan pada hari ke-23 bayi dan ibu pascapersalinan tidak menemukan masalah dan tanda-tanda bahaya yang dapat menyebabkan komplikasi. Kemudian setelah 6 minggu pascapersalinan, dilanjutkan pada kunjungan KB Ibu "N" dimana kunjungan ini difokuskan pada penyuluhan dan informed consent dalam pemilihan alat kontrasepsi yang akan digunakan. Ibu "N" memilih menggunakan suntikan KB selama 3 bulan dengan alasan sangat terjangkau dari segi harga dan tidak mengganggu proses menyusui.

Perawatan yang diberikan berdasarkan teori yang dapat diterapkan dengan baik di lapangan, dari perawatan yang diberikan dapat disimpulkan bahwa perawatan kebidanan yang berkesinambungan untuk Ibu "N" dengan hasil ibu dalam keadaan fisiologis, dianjurkan untuk meningkatkan kesadaran dalam melakukan pemeriksaan rutin mulai dari kehamilan, persalinan , Pascapersalinan, bayi baru lahir hingga keluarga berencana hingga bidan/tenaga kesehatan sehingga dapat mengetahui komplikasi atau masalah yang dialami dan dapat dideteksi sejak dini.

Downloads

Published

2022-10-22