Pelatihan Diversifikasi Olahan Daun Marongghi Sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Kelompok Tani Harapan Jaya

Penulis

  • `Kustiawati Ningsih Universitas Islam Madura
  • Halimatus Sakdiyah Universitas Islam Madura
  • Moh. Da’i Bachtiar Universitas Islam Madura

Kata Kunci:

diversifikasi, daun marongghi, kelompok tani, perekonomian

Abstrak

Terbatasnya ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh kelompok tani padi di Desa Panaguan, petani memanfaatkan daun marongghi (daun kelor) hanya sebagai kebutuhan sayur mayur dalam kehidupan rumah tangga mereka. Mengingat manfaat daun marongghi (daun kelor) bagi kesehatan serta kandungan gizi dan vitaminnya, maka sangatlah penting untuk melakukan beberapa diversifikasi (penganekaragaman). Oleh karena itu diperlukan kegitan pengabdian dalam bentuk Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Tujuan PKM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani padi dalam melakukan diversifikasi olahan daun marongghi menjadi tepung daun maronggi dan dendeng daun marongghi.  Metode pengabdian adalah melalui pelatihan dan praktek secara langsung. mitra sasaran adalah Kelompok Tani Harapan Jaya dengan jumlah pserta 20 orang anggota kelompok tani. Hasil kegiatan pengabdian adalah kegiatan pelatihan diversifikasi olahan daun marongghi memberikan pengaruh terhadap tingkat pemahaman peserta yaitu mengalami kenaikan yang signfikan yaitu menjadi 1,41 atau naik secara signifikan sebesar 96,20%..

Referensi

Amelia, J. R., Mulyawati, I., & Ratnasari, L. (2019). Diversifikasi Produk Olahan Pangan Hasil Aplikasi Vertikultur Tanaman Sayuran di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 216-225.

Kurniyati, Y., Rahmawati, F., & Suryati, P. (2014). Optimalisasi pemanfaatan dan diversifikasi olahan pangan lokal sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. INOTEKS, 18(1).

Maysura, M. D., Rangkuti, K., & Fuadi, M. (2019). Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu Dalam Upaya Diversifikasi Pangan. Agrintech: Jurnal Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, 2(2), 52-54.

Melati, R., & Rahmadani, N. S. (2020, November). Diversifikasi dan Preferensi Olahan Pangan dari Pewarna Alami Kembang Telang (Clitoria ternatea) di Kota Ternate. In Prosiding Seminar Nasional Agribisnis (Vol. 1, No. 1).

Rahayu, T. B., & Nurindahsari, Y. A. W. (2018). Peningkatan status gizi balita melalui pemberian daun kelor (Moringa Oleifera).

Rismawati, R., Jana, V. A., Latifah, N. S., & Sunarsih, S. (2021). Manfaat Kapsul Daun Kelor Dalam Meningkatkan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(2), 229-233.

Saputra, R. A., Santoso, U., Heiriyani, T., Jumar, J., Wahdah, R., Syarifuddin, N. A., ... & Aisyah, N. (2021). The miracle tree: Manfaat kelor terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Pengabdian ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul), 1(2), 54-62.

Srirahayu, D. (2022). Manfaat Daun Kelor Dimasa Pandemi Covid-19: Manfaat Daun Kelor Dimasa Pandemi Covid-19. JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMU-ILMU KEPERAWATAN, KEBIDANAN, FARMASI DAN ANALIS KESEHATAN, SEKOLAH TINGGI KESEHATAN MUHAMMADIYAH CIAMIS, 9(1), 16-21.

Syamsuri, S., Hafsah, H., & Alang, H. (2022). Peluang Wirausaha Diversifikasi Olahan Pangan Tradisional Berbasis Kearifan Lokal Oleh Suku Mandar di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Indonesia. Agro Bali: Agricultural Journal, 5(2), 313-321.

Wahyuni, S., Asrikan, M. A., Sabana, M. C. U., Sahara, S. W. N., Murtiningsih, T., & Putriningrum, R. (2013). Uji Manfaat Daun Kelor (Moringa aloifera Lamk) Untuk Mengobati Penyakit Hepatitis B. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada.

Unduhan

Diterbitkan

2022-12-12