PENGEMBANGAN UMKM MELALUI PENGOPTIMALAN PERAN DIGITAL MARKETING DI DESA BRANTA PESISIR, KECAMATAN TLANAKAN KABUPATEN PAMEKASAN DENGAN PENDEKATAN ASSED BASED COMMUNITY DEVELOPMENT (ABCD)
Kata Kunci:
Pengembangan UMKM, Metode ABCD, Digital MarketingAbstrak
Desa Branta Pesisir terkenal akan kekayaan hasil lautnya, dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan, disamping itu banyak juga yang bekerja sebagai pengusaha rumahan atau sering dikenal dengan UMKM. Terdapat beberapa keluhan oleh pelaku usaha, salah satunya adalah tentang pemasaran produk, sebagai tindak-lanjut terhadap kondisi tersebut maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan digital marketing. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pengelolaan usaha melalui pemasaran digital yang meningkatkan pendapatan UMKM di Desa Branta Pesisir. Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini dalam prosesnya menggunakan metode ABCD (Asset Based Comunity Development)
Referensi
Chakti, G. (2019). The Book Of Digital Marketing: Buku Pemasaran Digital (Vol. 1). Celebes Media Perkasa.
Laura Hardilawati, W. (2020). Strategi bertahan UMKM di tengah pandemi Covid-19. jurnal akuntansi dan ekonomika, 10(1), 89-98.
Hapsoro, B. B., Palupiningdyah, P., & Slamet, A. (2019). Peran digital marketing sebagai upaya peningkatan omset penjualan bagi klaster UMKM di Kota Semarang. Jurnal Abdimas, 23(2), 117-120.
Mauliza, B. N., & Sulistyawati, E. (2021). Strategi Pengembangan Umkm Melalui Digital Marketing Sebagai Peningkatan Pemasaran Dimasa Pandemi Covid-19. Opinia de Journal, 1(2), 108-127.
Sarfiah, S. N., Atmaja, H. E., & Verawati, D. M. (2019). UMKM sebagai pilar membangun ekonomi bangsa. Jurnal REP (Riset Ekonomi Pembangunan), 4(2), 137-146.