PEMANFAATAN LORJUK MENJADI PRODUK OLAHAN UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL
Kata Kunci:
kerang bambu, sambal, Desa LembungAbstrak
Kerang bambu (Solen sp.) atau kerang pisau atau yang biasa dikenal dengan nama lorjuk oleh masyarakat Jawa Timur terutama di Madura merupakan kerang air laut berukuran sedang yang memiliki cangkang panjang simetris mirip bambu. Sambal adalah makanan penyedap ataupun kondime khas Indonesia asal pulau jawa yang sudah dikonsumsi oleh masyarakat kuno sejak abad 10 M. Produksi kerang bambu atau lorjuk bertujuan untuk memberikan dan meningkatkan partisipasi petani lorjuk dan pelaku usaha perikanan skala rumah tangga dalam melakukan usaha produk olahan kerang bambu menjadi sambal lorjuk (salor) marlena. Metode yang dipakai dalam mencapai tujuan tersebut adalah 1) melakukan penyuluhan pengetahuan tentang produk olahan kerang bambu, 2) melakukan keterampilan membuat produk olahan menjadi sambal lorjuk (salor) marlena. Meteode yang digunakan adalah metode diskusi, tanya jawab, demontrasi, dan pelatihan. Hasil yang akan dicapai dalam pemberdayaan petani lorjuk dan pelaku usaha perikanan skala rumah tangga yang mandiri untuk meningkatkan kualitas nilai jual lorjuk dan inovasi olahan lorjuk. 3 gram kerang bambu/lorjuk menghasilkan 15 botol sambal lorjuk (salor) marlena. Harga jual salor marlena yaitu Rp. 20.000/kemasan, dimana berat bersih kemasan yaitu 150 gram
Referensi
Hidayat, M. T., Suprianto, S., & Ardila, R. (2019). Strategi Pengembangan Usaha Lorjuk Pada Kelompok Wanita Pesisir Dalam Peningkatan Perekonomian. JMM-Jurnal Masyarakat Merdeka, 2(2).
Mardiyah, S., Artanti, D., & Kunsah, B. (2021). Potensi Produk Olahan Hasil Perikanan Laut Nelayan Kenjeran Surabaya.
Mulyati, T., & Pujiono, F. E. (2020). Analisa kandungan logam berat timbal (Pb) pada makanan olahan lorjuk (Solen sp.) menggunakan spektroskopi serapan atom. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi, 20(2), 242-251.
Angraini, N. (2023). Produksi dan Pemasaran Sambal Kerang Bambu dalam Kemasan Botol (Doctoral dissertation, Politeknik Negeri Jember).
Mardiyah, S., Artanti, D., & Kunsah, B. (2021). Potensi Produk Olahan Hasil Perikanan Laut Nelayan Kenjeran Surabaya.
Trisyani, N. (2019). Kandungan gizi kerang bambu (Solen regularis) dari Perairan Tanjung Solok Jambi.
Vaclavik, V. A., Christian, E. W., & Campbell, T. (2008). Essentials of food science (Vol. 42). New York: Springer.
Wahyuni, E. T. (2017). Agribisnis lorjuk (Solen grensalis) dalam analisis targeting dan positioning di kabupaten pamekasan. Jurnal Teknologi Pangan, 8(1), 39-5.
Wardani, D. A. K., Dewi, N. K., & Utami, N. R. (2014). Akumulasi logam berat timbal (Pb) pada daging kerang hijau (Perna viridis) di muara Sungai Banjir Kanal Barat Semarang. Life Science, 3(1).