INOVASI DIGITAL DAN BRANDING UNTUK UMKM GULA MERAH SIWALAN: MENINGKATKAN NILAI JUAL DI PASAR MODERN

Penulis

  • Ach. Khoiri
  • Rohim
  • Nurul Efendi
  • Faisol Fahad
  • Abd Munif
  • Norus Shobah
  • Haiqal maulidani
  • Ilham wahyudi
  • Makinul Lizami1
  • Moh Kholqi Maulana
  • Isvan Arifuddin
  • Hefni
  • Mohammad Mahfud Alfi
  • Moh Akmal
  • Moh Fathur Rohman
  • Miftahul arifin
  • Khosin Abdullah
  • Ahmad Subhan

Kata Kunci:

UMKM, gula merah Siwalan, inovasi digital, branding, pemasaran digital

Abstrak

UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) gula merah Siwalan di Desa Kertagena Tengah, Kabupaten Pamekasan, menghadapi tantangan dalam pemasaran dan branding di pasar modern. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai jual produk melalui inovasi digital dan strategi branding. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan pelatihan workshop, meliputi desain kemasan, pemasaran digital, dan pendaftaran di platform e-commerce. Hasilnya menunjukkan peningkatan penjualan yang signifikan pada tiap minggunya, serta pertumbuhan pengikut media sosial banyak masyarakat yang tertarik. Branding yang lebih menarik juga meningkatkan minat beli konsumen setelah dilakukan penempelan lebel dan hala. Kendala utama adalah rendahnya literasi digital mitra, namun pendekatan praktis berhasil meningkatkan kepercayaan diri dan keberlanjutan usaha. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi inovasi digital dan branding efektif dalam memperluas pasar serta membangun hubungan dengan konsumen, sekaligus memberdayakan UMKM lokal.

Referensi

Ali Maddinsyah, d. (2018). Penyuluhan Manajemen Pemanfaatan Sumber Daya Alam Untuk Meningkatkan Perekonomian Keluarga Kampung Ciboleger Lebak Banten. Pengabdian Dharma Laksana , 74-78.

Jannah, M. (2021). Karakteristik Overrub, Daya Lelehan dan Organoleptik Es Krim Dengan Penambahan Gula Aren yang Berbeda. skripsi , 13-22.

Lempang, M. (2012). Pohon Aren Dan Manfaat Produksiya.Jurnal Info Teknis Eboni. 09(01):37- 54.

Mansyur Mus, d. (2021). Pengembangan Potensi Jahe Merah Sebagai Produk Ice Cream Rasa Jahe dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat. Jurnal Abdimas Bongaya , 24-26.

Marlistiyati, M. M. (2016). Pemanfaatan Ekonomi Lontar Bagi Masyarakat di Kota Kupang. Bumi Lestari , 142-143.

Ni Putu Swandewi, d. (2020). Pengetahuan Tradisional Pengolahan Gula Aren Dalam Perspektif Perubahan Sosial di Desa Pedewa, Buleleng, Bali. Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha, 106.

Rika Diananing Putri, d. (2019). Formulasi Gula dan Jahe Pada Permen Leather Mengkudu Sebagai Pangan Fungsional. Buana Sains , 41-42.

Rosidah R Radam, A. A. (2015). Pengolahan Gula Aren (Arrenga Pinnata Merr) di Desa Banua Hanyar Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Hutan Tropis , 268-269

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-03