SISTEM EDUKASI CERDAS UNTUK (STECU) TANGGULANGI ANEMIA DAN GIZI KURANG PADA REMAJA

Penulis

  • Mei Lestari Ika Widyyati
  • Ahmadi
  • Elisa Christiana

Kata Kunci:

Anemia, Siswi, Remaja Putri, Stecu

Abstrak

 

Masa remaja adalah masa transisi antara anak dan dewasa yang terjadi pacu tumbuh (growth spurt), timbul ciri-ciri seks sekunder, tercapai fertilitas dan terjadi perubahan-perubahan psikologik serta kognitif (Soetjiningsih, 2024). Remaja putri pada setiap bulannya akan mengalami menstruasi yang mana pada saat menstruasi mereka akan beresiko terkena anemia, ditambah lagi dengan kebiasaan diet remaja putri yang kurang baik yang dapat meningkatkan resiko terjadinya anemia. Anemia merupakan keadaan dimana kadar hemoglobin atau sel darah merah didalam tubuh berada dibawah normal, yang mana apabila dibiarkan dapat menyebabkan masalah kesehatan bagi penderita. Anemia dapat menimbulkan gejala seperti lesu, lemah, letih, lelah dan cepat lupa. Selain itu anemia juga dapat meyebabkan tubuh mudah terkena infeksi dikarena terjadinya penurunan daya tahan tubuh. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah : untuk meningkatkan pengetahuan siswi tentang cara mencegah dan menanggulangi Anemia. Tahapan pelaksanaan kegiatan adalah dengan memberikan materi tentang cara mencegah dan menanggulangi anemia pada remaja. Khalayak sasaran PKM ini adalah Siswi di SMAN 3 Sampang. Metode Program PKM ini adalah bekerjasama dengan Pihak SMAN 3 Sampang yang sangat berperan dalam terlaksananya kegiatan PKM ini. Dengan melakukan kegiatan Penyuluhan, Pemeriksaan Kesehatan dan Skrining Kadar Hemoglobin pada remaja putri, karena dengan mengikuti kegiatan ini dapat menambah pengetahuan para siswa tentang cara mencegah dan menanggulangi anemia.  Bagi tenaga kesehatan dapat dapat dijadikan sebagai alternatif tindakan dalam mendukung pemberian Asuhan keperawatan yang profesional pada remaja dengan anemia.  Target luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Prosiding ber ISBN dari seminar nasional, Artikel pada media massa/elektronik Kabar Universitas Nazhatut Thullab Sampang dan video kegiatan yang dapat diunggah di Youtube Channel UNT Sampang, dan Media Sosial serta pembuatan platform aplikasi yang berbentuk system edukasi digital bagi remaja.

Referensi

Adriani, M, dan Wirjatmadi, B, (2012), Peran Gizi Dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Kencana.

Almatsier, Sunita, (2013), Penuntut Diet, Jakarta:Gramedia

Depkes RI. (2011). Pedoman Penanggulangan Anemia Gizi Besi pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. https://www.litbang.kemkes.go.id

Lestari Mei & Ahmadi. (2024). Gerakan Mencegah dan Menanggulangi Anemia (GERAMEDIA) pada Siswi di MAN Sampang, Prosiding Penelitian dan Pengabdian Karya Cendekia , Volume 2. https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/prosidingkaryacendekia

Nugraheni, S. A., & Suryani, E. (2019). Hubungan asupan zat besi dan status anemia pada remaja putri. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11(1), 45–52. https://doi.org/10.14710/jgk.11.1.45-52

World Health Organization (WHO). (2011). Haemoglobin concentrations for the diagnosis of anaemia and assessment of severity. WHO/NMH/NHD/MNM/11.1. https://www.who.int/vmnis/indicators/haemoglobin.pdf

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-03