KONSEPSI KERJASAMA PABRIK ROKOK DENGAN PETANI DAN BANDOL DALAM MENINGKATKAN EFESIENSI BIAYA BAHAN BAKU
Kata Kunci:
konsep Kerjasama, efisiensiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis kopsepsi kerjasama pabrik rokok dengan petani dan bandol dalam meningkatkan efesiensi biaya bahan baku dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama antara gudang induk dengan gudang ranting menggunakan sistem komisi, sedangkan gudang ranting dengan bandol menggunakan sistem dagang. Adapun kerjasama gudang ranting dengan petani adalah dengan memberikan pinjaman modal kerja yang nantinya akan dibayar dengan hasil panen tembakaunya. Meskipun efesiensi tidak bisa diukur secara kuantitatif, namun gudang ranting bisa melakukan efesiensi dengan perputaran modal kerjasama lebih cepat dibandingkan bekerjasama dengan petani. hal ini disebabkan jumlah investasi kepada petani harus dilakukan diawal musim tanam dan akan kembali pada masa panen. Begitupun dengan jumlah yang harus disalurkan akan lebih banyak jika gudang ranting harus bekerjasama dengan petani, berbeda dengan para bandol yang dananya disalurkan pada saat musim panen dan gudang ranting akan segera mendapatkan kembalian dananya segera setelah barangnya dikirimkan ke gudang induk. Belum lagi petani yang sulit untuk diatur pada saat pelaksanaan kerjasama pengadaan barang tersebut.
Referensi
Asnaeda, Sara Dara, Arnova, Iwin, 2018, Analisis informasi akuntansi diferensial dalam pengambilan keputusan perolehan bahan baku.
Baihaki, Ach, Hanafi, 2020, Penentuan break-event point dengan menggunakan ABC methodod komoditas pertanian tembakau di Madura.
Dewi, Sofia Prima, Kristanto, Septian Bayu, 2013, Akuntansi biaya.
Hasan, Fuad, Darwanto Hadi Dwidjono, 2013, Prospek dan tantangan usahatani tembakau Madura.
Iyan, Ritayani, (2014). Analisis Komoditas Unggulan Sektor Pertanian Di Wilayah Sumatera.
Lakoy, Amanda Carolina, 2015, Pengaruh komunikasi, kerjasama kelompok dan kreatifitas terhadap kinerja karyawan pada hotel ary aduta Manado
Lubis, Hisnuddin, 2015, Ketidakberdayaan petani tembakau Madura dalam tataniaga tembakau Madura.
Palupi, Ayu, Tiara, Z.A, Zahroh, NP, Endang, Wi, M.G, 2016, Analisis biaya standar untuk mendukung efesiensi biaya produksi perusahaan.
Purnama, Dany Hadi Dwi, Pulansari, Farida, 2020, Perencanaan dan pengendalian bahan baku produksi kerupuk dengan metode MPR untuk meminimimkan biaya persediaan bahan baku di UD. XYZ.
Putri, Aprilia, Erryka, Suwandari, Anik, Ridjal, Adam, Julian, 2015, Analisis pendapatan dan efesiensi biaya usahatani tembakau maesan 2 di Kabupaten Bondowoso.
Rahman, Musfiqur, Widodo, Slamet, 2015, Dampak kebijakan anti tembakau terhadap strategi nafkah petani tembakau Madura.
Syahraman, 2021, Analisis varians biaya produksi sebagai alat untuk mengukur tingkat efesiensi biaya produksi pada PT. Sumatera Tobacco Tranding Company.
Syaiful, Kasanova, Ria, Hasaniyah, Alfi, 2019, Pengaruh tataniaga tembakau dan alternatif pengganti tembakau bagi petani di Pamekasan.
Ubaidillah, Khotim, Kusairi, Latif, 2017, Tauke, juragan, bandol : relasi patron-klien dan transformsi sosial dalam organisasi perdagangan tembakau di Madura.
Yunus, Hadari, Harnanto, 2018, Akuntansi keuangan lanjutan.
Yuska, Nafri, 2014, Kepentingan Indonesia tidak meratifikasi framework convention on tobacco control (FCTC).