STUDI KOMPARASI EFISIENSI OBJEK WISATA DESA DI KABUPATEN PAMEKASAN
Kata Kunci:
Efisiensi, Objek Wisata DesaAbstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi objek wisata desa di Kabupaten Pamekasan. Jenis metode penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif deskriptif. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan studi lapangan baik yang dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis efisiensi dimana dalam penelitian ini penulis membandingkan hasil dari perhitungan biaya operasional dan pendapatan ditahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi objek wisata desa di Kabupaten Pamekasan, secara keseluruhan tingkat efisiensi selama tahun 2019 tidak semuanya dikatakan efisien. Tingkat efisiensi yang dicapai oleh objek wisata Boekit Toron Samalem dinilai lebih tinggi dengan presentase yang dicapai senilai 74,9%, sedangkan tingkat efisiensi objek wisata Pantai Talang Siring dinilai lebih tinggi dari objek wisata pantai Jumiang dengan presentase yang dicapai senilai 103,7%, dan presentase yang dicapai objek wisata Pantai Jumiang senilai 106,5%. Penilaian tersebut berdasarkan keputusan kepmendagri no. 690.900.327 mengenai kriteria efisiensi kinerja keuangan.
Referensi
Agustina, Linda. 2013. Analisis Efisiensi Objek Wisata Di Kabupaten Wonosobo. Skripsi. Universitas Diponegoro Semarang.
An-Nisaaul Qonitah Lillah. 2017. Analisis Potensi Pendapatan Retribusi Obyek Wisata Di Kabupaten Bantul. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomika Widya Wiwaha Yogyakarta.
Anthony, Gofindarajan. 2005. Pengertian Efisiensi.
Cahyaningrum, Dinna, Enok Maryani, and Dede Sugandi. 2013. Studi Komparasi Potensi Desa Wisata Wangunharja Dan Desa Wisata Sari Bunihayu Dalam Satuan Kawasan Wisata Ciater Di Kabupaten Subang. Antologi Pendidikan, Vol. 1, No. 3: 1–13.
Dwi Setiawan, Ida Bagus. 2015. Identifikasi Potensi Wisata Beserta 4a (Attraction, Amenity, Accessibility, Ancilliary) Di Dusun Sumber Wangi, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Skripsi, Univesritas Udayana Denpasar.
Endah Cicilia, Vera Sri. 2015. Analisis Efisiensi Dan Efektivitas Serta Kemandirian Pengelolaan Keuangan Daerah Di Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Pembangunan Ekonomi Dan Keuangan Daerah, Vol. 17, No. 2: 1-13.
Hadiwijoyo, Suryo Sakti. 2018. Perencanaan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Suluh Media.
Hermawan, Hary. 2016. Dampak Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran Terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata III, No. 2: 105– 17.
Kudadiri, Evi Christine. 2019. Analisis Kontribusi Objek Wisata Taman Wisata Iman Terhadap PAD Kabupaten Dairi. Skripsi, Universitas HKBP Nommensen.
M. Lemy, Diana. 2018. Jasa Pariwisata. Yogyakarta: Explore.
Nurfaidah. 2017. Analisis Efisiensi Biaya Operasional Pengelolaan Taman Wisata Tanjung Bira Terhadap Pendapatan Dinas Pariwisata Daerah Kabupaten Bulukumba. Jurnal Bisnis Dan Kewirausahaan, Vol. 6, No. 2: 159-172.
Nur Laili, Arum. 2018. Studi Komparasi Potensi Dan Partisipasi Masyarakat Di Desa Wisata Petung Ulung Dengan Kweden Dalam Upaya Pengembangan Sebagai Perwujudan Desa Wisata Di Kabupaten Nganjuk, Pendidikan Geografi FIS UNESA, Vol. 5, No 7: 1–7.
Oktaviani Chandra, Dela, Yurni Suasti, and Fitriana Syahar. 2018. Komparasi Anggaran Objek Wisata Pulau Pasumpahan Dan Pulau Angso Duo Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Buana Vol. 2, no. 5: 286–299.
Putri Febriyanti, Rebecca Christina. 2014. Analisis Daya Saing Industri Pariwisata Di Kabupaten Jepara Untuk Meningkatkan Ekonomi Daerah. Skripsi, Universitas Diponegoro Semarang.
R. Oktini, Dede. 2007. Peran Perguruan Tinggi, Pemerintah Dan Investor Dalam Membangun Wisata Pedesaan Di Jawa Barat Sebagai Upaya mengurangi Kemiskinan. Jurnal Sosial Dan Pembangunan, Vol. 23, No. 2: 255-270.
Riduwan. 2016. Dasar-Dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.
S. Pendit, Nyoman. 1990. Ilmu Pariwisata ( Sebuah Pengantar Perdana). Jakarta: Pradnya Paramita.
Sarwono. 2006. Metode penelitian kuantitatif & kualitatif. Graha ilmu. Yogyakarta.
Subadra, I Nengah. 2018. Peran Pemerintah Dalam Pembangunan Pariwisata. Bali.
Sugiyono. 2016. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. 2016. Alfabeta. Bandung.
Suwantoro, Gamal. 2002. Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Teja Ramayanti, Bartholomea. 2016. Studi Komparasi Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Sebelum Dan Sesudah Menjadi Desa Wisata Studi Kasus: Desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang. Skripsi, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Tooy, Roland Gerald, David P., dan Lidia Mawikere. 2016. Analisis Efisiensi Dan Efektivitas Laporan Realisasi Anggaran Di Badan Perencanaan Pembangunan Dan Penelitian Pengembangan (BAPPELITBANG) Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, Vol. 16, No. 04: 659-671.
Undang-Undang RI No. 10 tahun 2009. Tentang Kepariwisataan.
Wowor, Meilan Hardina, Gene H. M. Kapantow, dan Eyverson Ruauw. 2019. Dampak Objek Wisata Bukit Kasih Terhadap Pendapatan Masyarakat Di Desa Kanonang Dua Kecamatan Kawangkoan Barat. Agri-sosioekonomi Vol. 14, No. 3: 355–64. https://doi.org/10.35791/agrsosek.14.3.2018.22766.
Yasin Abdillah, Akhmad Bories, Djamhur Hamid, and Topowijono. 2016. Dampak Pengembangan Pariwisata Teradap Kehidupan Masyarakat Lokal Di Kawasan Wisata (Studi Pada Masyarakat Sekitar Wisata Wendit, Kabupaten Malang).” Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol. 30, No. 1: 74– 78.
Yuwana. 2010. Analisis Permintaan Kunjungan Objek Wisata Kawasan Dataran Tinggi Dieng Kabupaten Banjarnegara. Skripsi, Universitas Diponegoro Semarang.