CIDERA AKUNTABILITAS ATAS FENOMENA "NOTA KOSONG" INDUSTRI PERCETAKAN (Studi Etnografi Di Pamekasan)

Penulis

  • Nur Holis Universitas Islam Madura
  • Ach Baihaki Universitas Islam Madura
  • Agus Sugiono Universitas Islam Madura

Kata Kunci:

akuntabilitas, nota kosong, industri percetakan, etnografi.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cidera akuntabilitas atas fenomena “nota kosong” industri percetakan di Pamekasan, yang lebih tepatnya di Desa Bettet Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan, dengan jenis penelitian kualitatif dengan studi kasus etnografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cidera akuntabilitas yang terjadi yang disebabkan peemberian nota kosong yaitu kejujuran dan transparansi informasi yang disebabkan sistem internal control dan sistem pertanggungjawaban yang masih lemah di percetakan tersebut. Sehingga karyawan atau pengurus industri percetakan terpaksa memberikan nota kosong kepada pelanggan, karena dipengaruhi beberapa faktor yaitu adalah memiliki hubungan personal dan emosional, karena dipaksa, dijual. Namun terdapat juga industri percetakan yang tidak mau dan menolak pemberian nota kosong karena menyadari tindakan tersebut tidak diperbolehkahkan sehingga akan merusak citra dan cidera akuntabilitas percetakan tersebut.

Referensi

Dinata, R. O., Irianto, G., & Mulawarman, A. D. (2018). MENYINGKAP BUDAYA PENYEBAB FRAUD: STUDI ETNOGRAFI DI BADAN. August. https://doi.org/10.21831/economia.v14i1.18453

Elisabeth, D. M., & Simanjuntak, W. (2020). ANALISIS REVIEW PENDETEKSIAN KECURANGAN (FRAUD). 4, 14–31.

Gujarati, Damodar. Ekonomika Dasar. Jakarta: Erlangga, 2000.

Ginting, R. (2021). MENGUNGKAP BUDAYA FRAUD DIBALIK REKAYASA JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA ( Manajemen , Ekonomi , dan Akuntansi ). 5(3), 2446–2464.

Ginting, R. & Dewi, V. (2021). Seberapa Pentingkah Nilai Religiusitas dalam Mengurangi Budaya Penyebab Fraud pada Perusahaan?

Ginting, R., Aswat2, I., & Malini, H. (2023). Jurnal Akun Nabelo : Jurnal Akuntansi Netral , Akuntabel , Objektif Volume 6 / Nomor 1 / Juli 2023 Jurusan Akuntansi FEB Universitas Tadulako. 6, 957–967. https://doi.org/10.11594/untad.jan.6.1.19462

Ilyas, M., & Umar, H. (2023). Faktor Morality Dan Sistem Informasi Akuntansi Pada Pencegahan Fraud Dana Desa. 1(3).

Intiyas, S. M. S., Utami, I., & Hapsari, A. N. S. (2019). Fraud dan whistleblowing : tinjauan pengelolaan dana organisasi kemahasiswaan. 12(1), 64–76.

Irvanto, W., & Fanida, E. H. (2008). Pengaruh Prinsip Akuntabilitas Terhadap Kinerja Pegawai di PT Jasa Raharja ( Persero ) Cabang Jawa Timur Abstrak. 1.

Kholmi, M., Ekonomi, F., & Muhammadiyah, U. (2010). Akuntabilitas dalam perspektif teori agensi. 357–369.

Mahfud, M. (2019). Studi Etnografi Sistem Bagi Hasil Atas Paron Ternak Sapi Di Madura. 747–758.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif.

Sari, M. P., Kusuma, A., Hidayatullah, B., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer Penggunaan Metode Etnografi dalam Penelitian Sosial Jurnal Pendidikan Sains dan Komputer. 3(1), 84–90.

Sudarmanto, E., & Utami, C. K. (2021). Pencegahan Fraud Dengan Pengendalian Internal dalam Perspektif Alquran. 7(01), 195–208.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.

Sukoharsono, E. G. (2009). Refleksi Ethnografi Kritis : Pilihan Lain Teknik Riset Akuntansi Pendahuluan Agenda Riset Ethnografi Kritis. 4(1), 1–16.

Syahrina, D., Malang, U. B., Irianto, G., Malang, B., Prihatiningtyas, Y. W., & Malang, U. B. (2017). Budaya cari untung sebagai pemicu terjadinya fraud : sebuah studi etnografi. 73–84.

Tiffani, L., & Marfuah. (2015). DETEKSI FINANCIAL STATEMENT FRAUD DENGAN ANALISIS FRAUD TRIANGLE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA.

Wiguna, I. M. A., Atmadja, A. T., & Yuniarta, G. A. (2022). Fraud dalam Pengelolaan Keuangan Desa Adat. 12(3), 547–55

Unduhan

Diterbitkan

2024-11-04