Resiliensi Profesional Akuntan Terhadap Transformasi Digital Dan Otomatisasi Berbasis Ai Dengan Kajian Studi Literatur
Kata Kunci:
Resiliensi Profesional, Akuntan, Transformasi Digital, Otomatisasi, Kecerdasan Buatan (AI)Abstrak
Transformasi digital dan otomatisasi berbasis kecerdasan buatan (AI) telah mengubah paradigma profesi akuntansi secara mendasar. Perubahan ini membawa peluang efisiensi sekaligus tantangan terhadap peran, kompetensi, dan identitas profesional akuntan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis konsep resiliensi profesional akuntan dalam menghadapi disrupsi digital melalui pendekatan studi literatur sistematis. Sumber data diperoleh dari jurnal internasional dan nasional yang terbit antara tahun 2019–2025, dengan fokus pada isu digitalisasi, otomatisasi, dan resiliensi di bidang akuntansi. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa resiliensi profesional terbentuk melalui tiga dimensi utama: (1) psikologis, meliputi learning agility dan ketahanan mental; (2) kompetensial, meliputi digital self-efficacy dan literasi teknologi; dan (3) organisasional meliputi dukungan pelatihan, kepemimpinan adaptif, dan budaya pembelajaran digital. Sinergi ketiga dimensi tersebut menghasilkan kemampuan akuntan untuk beradaptasi dan berkembang di tengah perubahan teknologi berbasis AI. Penelitian ini berkontribusi dalam membangun model konseptual baru mengenai resiliensi profesional akuntan yang integratif serta memberikan implikasi teoretis dan praktis bagi pengembangan kebijakan pelatihan dan strategi transformasi sumber daya manusia di era digital