Perbandingan Efisiensi Biaya Promosi Antara Media Mainstream Dan Influencer Media Sosial Untuk Meningkatkan Kontinuitas Usaha

Penulis

  • Laila Qothrun Nada Fiansyah Universitas Islam Madura

Kata Kunci:

Efisiensi Biaya Promosi, Media Mainstream, Influencer Media Sosial, Kontinuitas Usaha

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi biaya promosi antara media mainstream dan influencer media sosial dalam meningkatkan kontinuitas usaha pada Toko Maju Jaya dan Toko BM Emas yang berlokasi di Pasar Tamberu, Kabupaten Sampang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel yang digunakan adalah data biaya promosi dari bulan januari-desember di tahun 2024, dengan Teknik analisis efisiensi dan metode peramalan (forecasting) trend linier least square untuk mengukur proyeksi kontinuitas usaha. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh langsung dari pihak yang terkait dengan objek penelitian, berupa data biaya promosi dan pendapatan. Hasil analisis efisiensi biaya promosi menunjukkan bahwa promosi melalui media mainstream (Toko Maju Jaya) lebih efisien dengan persentase efisiensi biaya promosi yang stabil di bawah angka 1, sehingga sesuai dengan kriteria efisiensi. Sementara itu, promosi menggunakan influencer media sosial (Toko BM Emas) menunjukkan hasil yang fluktuatif, dimana pada beberapa bulan efisiensi tercatat di atas 1 yang berarti tidak efisien, namun mampu menghasilkan pendapatan lebih tinggi serta jangkauan audiens yang lebih luas. Hasil forecasting tahun 2025 memperlihatkan bahwa media mainstream memberikan pertumbuhan pendapatan yang stabil, sedangkan influencer media sosial meskipun kurang efisien, lebih menjanjikan dari sisi kontinuitas usaha dengan proyeksi pendapatan yang lebih besar.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-15