ANALISIS FAKTOR PERCERAIAN DAN STRATEGI PENCEGAHANNYA MENGGUNAKAN METODE AHP VIKOR BERBASIS WEB
Keywords:
Perceraian, AHP-VIKOR, Sistem pendukung keputusan, Mediasi, Strategi pencegahan.Abstract
Tingginya angka perceraian di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pamekasan, menjadi
fenomena sosial yang memprihatinkan dan memerlukan penanganan serius. Berdasarkan
data dari KASI Bimbingan Masyarakat (BIMAS) Kabupaten Pamekasan, pada tahun 2022
tercatat sebanyak 850 kasus perceraian, dengan 64% di antaranya merupakan gugat cerai.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor utama
penyebab perceraian serta mengevaluasi strategi pencegahan yang dapat diterapkan. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk
menentukan bobot prioritas setiap kriteria dan subkriteria, serta VIKOR untuk menentukan
peringkat faktor perceraian berdasarkan kompromi solusi terbaik. Hasil analisis
menunjukkan bahwa tiga faktor utama penyebab perceraian adalah ketidakcocokan pribadi
(A9) dengan skor 0,040562, masalah seksual (A5) dengan skor 0,124046, dan peran serta
tanggung jawab dalam rumah tangga (A10) dengan skor 0,311499. Temuan ini diharapkan
dapat memberikan kontribusi dalam bentuk rekomendasi kebijakan yang lebih tepat sasaran
untuk menekan angka perceraian dan meningkatkan ketahanan keluarga, serta menjadi dasar
dalam pengembangan kebijakan sosial yang lebih responsif terhadap permasalahan rumah
tangga di wilayah Kabupaten Pamekasan.
Kata kunci: Perceraian, AHP-VIKOR, Sistem pendukung keputusan, Mediasi, Strategi
pencegahan.
