sistem pendukung keputusan untuk menentukan balita yang teridentifikasi stunting menggunakan metode AHP-TOPSIS
Kata Kunci:
Sistem pendukung keputusan, AHP, TOPSIS, Stunting.Abstrak
Stunting merupakan masalah gizi yang terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun. Penyebab stunting dapat bervariasi, seperti karakteristik keluarga dan balita, serta kekurangan asupan gizi yang tidak seimbang. Saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan untuk menanganai status stunting pada balita hanya didasarkan pada pengukuran tinggi dan berat badan saja dan proses perhitunngan masih menggunakan manual, sehingga proses penentuan stunting menjadi tidak efektif. Untuk membantu penentuan balita stunting di Dinas Kesehatan Pamekasan diperlukan sistem pendukung keputusan yang efektif dalam mengidentifikasi balita yang teridentifikasi stunting. Penelitian ini mengusulkan penggunaan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk mengidentifikasi balita yang teridentifikasi stunting. Metode AHP digunakan untuk menghitung bobot setiap kriteria sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk proses perangkingan. Hasil prioritas pembobotan pada kriteria diperoleh C1=0,43, C2=0,24, C3=0,19, C4=0,10, dan C5= 0,04. Artinya faktor yang paling berpengaruh pada stunting anak adalah tinggi badan menurut umur dan berat badan menurut umur. Hasil perangkingan dengan metode TOPSIS diperoleh hasil 7 anak yang dikate-gorikan sebagai balita stunting dan 8 anak dengan status normal. Hasil perhitungan manual dan aplikasi yang dibangun mendapatkan nilai bobot dan perang-kingan sama, artinya aplikasi ini sudah berhasil dibangun dan bisa digunakan dibeberapa puskesmas. Sistem pendukung keputusan ini diharapkan dapat membantu dalam menentukan blita yang teridentifikasi stunting dan penentuan balita yang teridentifikasi stunting menjadi lebih akurat dan efektif, sehingga mengurangi tingkat kerentanan stunting pada balita dan meningkatkan kualitas hidup yang sehat.
