Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma C4.5 dalam mengklasifikasikan perguruan tinggi di wilayah Madura berdasarkan kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Klasterisasi resmi dari Kemendikbudristek membagi perguruan tinggi ke dalam empat klaster utama, yaitu Mandiri, Utama, Madya, dan Pratama, sedangkan institusi yang belum memenuhi kriteria termasuk dalam Klaster Binaan (pra-kualifikasi). Mayoritas perguruan tinggi di Madura berada pada Klaster Binaan, sehingga diperlukan pendekatan analisis berbasis data untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi posisi tersebut. Metode penelitian ini menggunakan algoritma C4.5 berbasis pohon keputusan dengan pendekatan entropy. Data yang dianalisis mencakup skor kinerja penelitian, pengabdian, publikasi, serta total keseluruhan skor institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atribut Total All Score merupakan faktor paling dominan dalam klasifikasi, diikuti oleh Publication. Model berhasil mengklasifikasikan 56 perguruan tinggi ke dalam klaster Binaan, Pratama, dan Madya dengan hasil yang konsisten terhadap label data resmi. Pohon keputusan yang dihasilkan mampu memberikan logika klasifikasi yang transparan, mudah dipahami, serta berpotensi menjadi alat bantu evaluasi dan perencanaan peningkatan mutu perguruan tinggi di Madura. Kata kunci: C4.5, klasifikasi, perguruan tinggi, kinerja penelitian, pengabdian masyarakat.
Khoirul Muasin, Moh. Aminullah Hamzah, & Aang Kisnu Darmawan. (2025). IMPLEMENTASI ALGORITMA C4.5 DALAM KLASIFIKASI PERGURUAN TINGGI DI MADURA BERDASARKAN KINERJA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT. Seminar Nasional Humaniora Dan Aplikasi Teknologi Informasi (SEHATI), 11(1), 77–85. Retrieved from https://prosiding.uim.ac.id/index.php/sehati/article/view/848